Glade Bridge

Lokasi: Beranda / Wisata / Taiwan Protes Kantornya Ditutup di Port Moresby, China Dukung Papua Nugini

Taiwan Protes Kantornya Ditutup di Port Moresby, China Dukung Papua Nugini

Taiwan mengatakan bahwa mereka menolak keputusan Papua Nugini untuk menutup kantor perwakilannya di negara Pasifik Selatan tersebut. Sementara itu, China menyambut baik langkah Papua Nugini.

Dilansir AFP, Kamis , China mengklaim Taiwan adalah bagian dari wilayahnya dan menentang partisipasi pulau yang berpemerintahan sendiri itu dalam organisasi internasional dan pertukaran dengan negara lain.

Seperti banyak negara, PNG memiliki hubungan diplomatik formal dengan China, tetapi mengizinkan Taiwan untuk memiliki kantor perwakilan di ibu kota Port Moresby.

"Kementerian Luar Negeri menyampaikan protes keras terhadap ini, yang diambil tanpa konsultasi terlebih dahulu dengan pihak kami," kata Kementerian Luar Negeri Taiwan dalam sebuah pernyataan.

"Kantor perwakilan kami di Papua Nugini akan terus beroperasi seperti biasa dan, sesuai dengan peraturan yang relevan, melindungi kepentingan nasional kami dan menyediakan layanan yang diperlukan kepada warga negara kami," tambah pernyataan itu.

Menteri Luar Negeri PNG Justin Tkatchenko memposting di Facebook sebuah pernyataan dari kantornya yang mengumumkan "penghentian operasi segera" dan "penutupan resmi" Kantor Ekonomi Taipei.

Pernyataan tertanggal 15 Juli itu mengatakan keputusan tersebut menggarisbawahi "komitmen teguh pemerintah PNG untuk menghormati, menghargai, dan menjunjung tinggi One-China Policy yang menjadi landasan Papua Nugini".

Berbicara kepada AFP, Tkatchenko mengatakan Taipei telah diberitahu tentang keputusan untuk menutup kantor tersebut "beberapa minggu yang lalu". Ia juga mengatakan langkah tersebut tidak berdampak pada kontrak komersial antara CPC Corporation Taiwan dan eksportir gas alam cair PNG, PNG LNG.

"Kantor itu tidak memengaruhi bisnis dan kontrak mereka. Kantor itu tidak melakukan apa pun," kata Tkatchenko.

Kementerian Luar Negeri China mengatakan pihaknya "sangat menghargai" keputusan PNG untuk menutup kantor Taiwan.

"China siap untuk terus mendukung Papua Nugini secara tegas dalam isu-isu yang menyangkut kepentingan inti masing-masing negara dan untuk bekerja sama dalam memajukan kemitraan strategis komprehensif antara kedua negara," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Lin Jian dalam sebuah konferensi pers rutin.

Kementerian Luar Negeri Taiwan mengatakan telah menghubungi "negara-negara yang sepaham untuk meminta perhatian dan dukungan dari komunitas internasional" dan sedang mempertimbangkan "langkah-langkah respons yang tepat".

Artikel Terkait

  1. Tanggal 18 Juli Memperingati Hari Apa? Ini Momen Penting dan Sejarahnya
  2. Siswi SD di Lampung Timur Jadi Korban Perundungan, LPAI: Guru Jangan Hanya Mengawasi di Dalam Kelas
  3. Dasco Pimpin Rapat DPR dengan Pemerintah, Bahas Anggaran Kapal Perintis
  4. Tampang Maling Sadis Pembunuh Driver Ojol Saat Tidur di Tangerang
  5. Kisah Olé Olé, Lagu Perayaan yang Tak Sengaja Bertemu Piala Dunia dan Kini Incar Timnas Indonesia
  6. Tayang 7 Episode, Agent Kim Reactivated Cetak Rating Penayangan Tertinggi
  7. Kepergok Curi Kabel Rp 143 Juta, 2 Pria di Cikarang Ditangkap Polisi
  8. KPK Analisis Ucapan Saksi Kasus Proyek Rel KA soal Rp 100 Juta ke Gus Miftah

Copyright © Glade Bridge · Glade Bridge · sitemap ·